
Ini cerita bukan saya langsung yang ngalami, tetapi emak saya yg saat itu dan saat ini berprofesi sebagai guru, yang saat cerita ini terjadi belum ikut program sertifikasi (sorry g ada hubungannya, hehe 🙂 ). Tapi ini 100% kisah nyata, bahasa sekarannya Reality show….
Cerita pertama (suadah cukup lama, mungkin saat itu saya masi SMP, tp selalu terkenang hingga saat ini):
Saya kasih judul BELAJAR MEMBACA
Suatu waktu emak saya menerima orderan untuk ngasi pelajaran tambahan oleh orang tua murid dirumah, buat tambah-tambah penghasilan biar dapur tetap ngebul (lebay), anak yang diajar kebetulan masih kecil, kelas satu SD. Ceritanya begini:
Emak saya : “ayo sekarang kata ini di eja ” (menunjuk kata “KUDA” dengan sebelahnya ada gambar ilustrasi seekor kuda)
Anak : (mengeja dengan suara lantang), Ka u Ku D a Da…
Emak saya : “ayo dibacanya apa…?”
Anak : (sambil ngelirik gambar kuda disebelahnya , dijawabnya dengan suara keras dan lantang)
“J A R A N”……..
Emak dan seluruh keluarga : GUuubraaaaaaaaaaaakkkkk….. $%#@#&^* T_T, haaaaddaaaaaaaaaaaahhh…
*JARAN adalah KUDA dalam bahasa Jawa
Cerita kedua (yg ngalami ini juga emak saya)
Saya kasih judul MENGISI IDENTITAS
Pada saat itu emak saya mengajar anak Kelas 1 SD. Disela-sela pelajaran, ada data yg harus di isi oleh siswanya, semacam Bio data, sekalian belajar untuk mengisi data. Berhubung masih kecil, semua perlu dibimbing dan dipandu.
“Ayo sekarang ditulis Nama Lengkapnya”, seruan emak saya kepada anak didiknya, semua pun langsung bergegas menulis.
“Oke, kalo sudah sekarang di isi alamatnya”, semua pun bergegas mengisinya, dan perintah selanjutnya pun kembali di ucapkannya.
Hingga pada suatu perintah. “Sekarang tolong isi nama Ibu kalian?” kata emak saya. Tiba-tiba salah satu anak menangis agak histeris. Sontak emak saya kaget dan bertanya “lo kenapa menagis, ada apa?”, sang anak pun menjawab “Bu guru, saya tak punya ibu….”, emakpun semakin kaget, karena dia tahu klo setiap hari anak itu selalu diantar ibunya kesekolah, kemudian emak saya bertanya “yang ngantar kamu kesekolah setiap hari itu siapa?bukankah itu ibumu”, sang anak menjawab dengan mewek , “bukan, itu bukan ibu saya, itu mamah saya”, “Iya mamah sama ibu itu sama” Jelas emak saya kepada anak itu dengan sabar dan dengan muka lega.
sekilas cerita saya, dari pengalaman emak saya.. 😉
jangan-jangan di sini juga ada yg gak tau siapa itu emak, emak sama juga ibu, mama, mami, mother,… He 🙂

Tinggalkan Balasan